LAU DEBUK-DEBUK DENGAN AIR PANASNYA YANG MENYEHATKAN



Lau Debuk-debuk merupakan sebuah desa yang memiliki sumber air panas dengan kandungan belerang dan menyehatkan. Kawasan ini banyak dikunjungi turis-turis untuk menikmati hangatnya air belerang dalam suasana ke sejukan udara pegunungan.


Lau Debuk-debuk telah menjadi tempat yang wajib di kunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara gimana gak dijadikan tempat yang wajib untuk di kunjungi karena di Lau Debu-debu akan di manjakan dengan kehangatan air panas yang membuat lelah anda di perjalanan akan hilang dengan hanya mandi air panas di Lau debuk-debuk.

Lau Debuk-debuk (desa) ini terletak Iebih kurang 10 km dari Bandar Baru menuju Brastagi atau sekitar 58 km dari arah selatan Kota Medan, di kaki Gunung Sibayak yang memiliki ketinggian sekitar 2.100 km dan permukaan laut. Secara administratif, Lau Debuk-Debuk terletak di Desa Doulu, kecamatan kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.

Sumber mata air panas muncul melalul retakan dan aliran lava di daerah selatan lereng gunung api Sibayak. Pada kawasan ini terjadi perambahan oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan lahan pertanian sayur mayor seperti kol, wortel, sawi, serta tanaman buah-buahan.

Jenis satwa tidak banyak terdapat, kebanyakan adalah terdiri dan jenis mamalia kecil seperti tikus sawah, bajing, musang, monyet, ular sawah, kodok merupakan jenis reptilia dan berbagal jenis burung antara lain kutilang, jalak, murai, dsb. Kawasan ini sebelumnya berstatus sebagai cagar alam, berdasarkan Keputusan Raja Deli tanggal 30 Desember 1924. Kemudian oleh Menteri Pertanian berdasarkan Surat Keputusannya No. 320/Kpts/ Um/5/1980 tanggal 9 Mel 1980 statusnya dialihkan menjadi Taman Wisata dengan luas 7 ha.

Jika anda jalan-jalan atau berlibur bersama keluarga di Lau Debuk-Debuk tidak hanya dapat menikmati keindahan alamnya dan menikmati fasilitas-fasilitas yang tersedia anda juga mendapatkan manfaatnya yaitu kesehatan dengan mandi air panas di kolam-kolam pemandian air panas.


Catatan Penting
Ø  Lau Debuk-Debuk Merupakan sebuah desa yang memiliki sumber air panas dengan kandungan belerang dan menyehatkan.
Ø  Pada kawasan ini terjadi perambahan oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan lahan pertanian sayur mayor seperti kol, wortel, sawi, serta tanaman buah-buahan.
Ø  Secara administratif pemerintahan, Lau Debuk-Debuk terletak di Desa Doulu, kecamatan kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.
Ø  kawasan ini sebelumnya berstatus sebagal cagar alam, berdasarkan Keputusan Raja Deli tanggal 30 Desember 1924. Kemudian oleh Menteri Pertanian berdasarkan Surat Keputusannya No. 320/Kpts/Um/5/1980 tanggal 9 Mel 1980 statusnya dialihkan menjadi Taman Wisata dengan luas 7 ha.

Lokasi
Ø  Desa Doulu, Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Akses

Ø  Terletak kurang lebih 10 km dan Bandar Baru menuju Brastagi, di kaki Gunung Sibayak yang memiliki ketinggian sekitar 2.100 km dan permukaan laut. Taman Wisata Lau Debuk debuk sekitar 3 km dari Siku likap. Kendaraan umum jurusan Medan - Brastagi tidak dapat memasuki lokasi Taman Wisata dan hanya sampai dipersimpangan (pos polisi Desa Doulu). Dan situ berjalan kaki sejauh lebih kurang 1 km. Namun bagi yang memiliki kendaraan pribadi dapat terus sampai ke lokasi, hanya perlu jalan kaki 300 m.

Comments

Populer