BUATLAH KESAN PERTAMA YANG MENARIK DENGAN MENGGUNAKAN RAHASIA-RAHASIA PSIKOLOGIS
Kesan pertama sangat mempengaruhi pandangan seseorang terhadap diri kita,
kalau anda memberikan kesan pertama yang jelek maka hasil yang anda dapatkan
pastinya tidak sesuai dengan harapan dan kemauan anda. Jika anda memberika
kesan pertama yang baik maka anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Anda tidak
perlu bingung dan takut bagaimana caranya memberikan kesan pertama yang baik,
cukup anda menerapkan rahasia-rahasia
psikologis ini, Anda akan mampu menanamkan kesan pertama yang sangat baik.
Rahasia-rahasia ini akan memenangkan Anda dalam setiap persaingan, baik
dalam kehidupan pribadi maupun dunia kerja. Namun, perlu Anda ingat bahwa
teknik-teknik yang dijelaskan ini
memiliki keterkaitan yang erat dengan teknik-teknik yang di tulis sebelumnya
yaitu, Agar Siapapun Menyukai Anda Setiap Saat. maka dari itu sebelum anda membaca lebih lanjut tulisan ini saya
sarankan anda terlebih dahulu membaca agar siapapun menyukai anda setiap saat. kalau
anda sudah membacanya silahkan lanjut membacanya.
Taktik ini sangat mudah untuk dilakukan dalam menghasilkan kesan pertama
yang menyenangkan anda cukup tersenyum. Senyum mengandung empat makna yang
sangat penting: kepercayaan diri, kebahagiaan, antusiasme dan yang
paling penting adalah penerimaan.
Orang tersenyum dianggap percaya diri
karena ketika kita gugup atau tidak yakin pada diri sendiri atau pada keadaan
sekitar, kita cenderung tidak tersenyum. Tentu saja, senyum menunjukkan kebahagiaan dan kita tertarik pada
orang-orang yang bahagia; kita akan menganggap mereka lebih menyenangkan. Antusiasme penting untuk menanamkan
kesan yang baik, karena ia mudah menular pada orang lain, Senyuman Anda mamperlihatkan
bahwa Anda senang berada di tempat itu: dan bertemu dengannya, sehingga dia
makin tertarik dalam menemui Anda.
Terakhir, senyum menyiratkan penerimaan
dan biarkan orang lain tahu bahwa Anda tulus menerima dia apa adanya. Pernahkah
Anda berpikir mengapa anjing begitu disayang? Karena binatang itu menyambut
kita dengan penuh penerimaan. Andai Anda memiliki ekor, kibaskanlah, Tetapi,
karena Anda tidak memilikinya, maka tersenyumlah. Tentu saja, masih banyak
taktik lain untuk memberikan kesan pertama yang baik. Jadi mari kita lanjutkan.
Berkenaan dengan kesan pertama, ada sesuatu yang disebut pengaruh pertama:
proses di mana kesan pertama kita pada seseorang menyebabkan kita menafsirkan
tingkah laku dia berikutnya sesuai dengan kesan pertama itu. Artinya, kesan
pertama kita tentang
seseorang sangatlah penting karena semua yang kita lihat dan dengar dari
dia selanjutnya tersaring lewat penilaian awal itu, Karenanya, bila kita
mendapatkan kesan bahwa orang yang kita temui baik, maka kita akan melihat tingkah
laku dia selanjutnya berdasarkan kesan itu. Jadi jika kesan pertama dia tentang
Anda baik, dia akan cenderung menilai Anda lebih baik.
Menurut penelitian yang khusus menyaroti hal ini (Higgins, Rholes, dam
Jones, 1977), mereka yang sejak awal terbetik dalam pikirannya kata-kata
sembrono, angkuh, suka menyendiri dan keras kepala akan mempunyai kesan negatif
tentang seseorang yang akan mereka temui. Mereka akan memandang dia arogan dan
sembrono. Namun, orang-orang yang sejak awal terbetik dalam pikirannya
kata-kata petualang, percaya diri, mandiri dan gigih akan mendapatkan kesan
yang positif tentang orang tersebut. Sekali lagi, hal ini dikarenakan kata-kata
itu dan gagasan-gagasan yang termuat di dalamnya terbayang di benak mereka. Dan
hal ini mewarnai persepsi mereka tentang orang yang sedang diperkenalkan kepada
mereka untuk pertama kalinya. Walaupun kata-kata itu “tak ada hubungannya
dengan orang tadi,” sifat-sifat semacam ini “mudah masuk” ke dalam pikiran orang
lain atau lawan biacara kita dan karena itu, mereka secara tak sadar
menisbahkan sifat-sifat itu pada orang tersebut.
Jadi jika Anda ingin membuat kesan pertama yang mengagumkan pada seseorang,
tanamkan kata-kata positif pada orang itu. Jika Anda seorang pelamar kerja,
bubuhkan kata-kata sifat positif dalam data diri Anda (misalnya: tegas,
energik, meyakinkan, penuh semangat, cerdas), ketimbang hanya mengatakan siapa
Anda dan apa kemampuan Anda. Gunakan bahasa yang kuat, spesifik dan positif
untuk menyampaikan dengan tepat bakat dan kemampuan Anda. Lalu, ketika
pewawancara/HRD menemui Anda, segera setelah dia membaca data diri Anda,
sifat-sifat itu, telah “melekat” pada diri Anda. (Nantikalan Tulisan
Selanjutnya Yaitu Cara Menyampaikan Berita Buruk Dengan Baik).
Jadi:
Ciptakanlah pengaruh pertama dan buatlah saat-saat
di awal: jumpa (dan sekitar lima menit pertama) sebagai momen terbaik sehingga
percakapan Anda selanjutnya akan tersaring lewat kesan pertama itu, Dengan
begitu, Anda mampu menanamkan kesan pertama yang mengagumkan.
Fenomena psikologis berupa kemudahan dikenali dan
pencitraan bisa sangat mempengaruhi bagaimana orang mula-mula menilai Anda.
Letakkanlah aspek-aspek bawah sadar ini di awal pertemuan Anda.
Semoga Bermanfaat
Silahkan di Share
Berbagi Itu Indah,



Comments
Post a Comment